Arisan Link; Siap Menghadapi Bahaya Media Digital Terhadap Anak.

Kamis, 12 Juli 2007 : Juli 12, 2007

0 comments

Siap Menghadapi Ancaman Media Digital Terhadap Anak Arisan Link; Siap Menghadapi Ancaman Media Digital Terhadap Anak.

Media Digital, kini ini media digital bukanlah sesuatu yang awam. Seiring dengan perkembangan zaman, teknologi isu juga semakin mengalami kemajuan, hal tersebut besar lengan berkuasa terhadap maraknya media digital, salah satu teknologi yang dikala ini digandrungi banyak orang, bahkan bukan hanya orang remaja saja yang gemar memakai media digital, bawah umur pun mulai menjadikannya sebagai "area bermain".

Seperti yang kita tahu, banyak sekali macam isu yang kita butuhkan, sanggup dengan gampang didapat. bahkan, media digital sanggup menjadi senjata ampuh ketika anak lagi rewel-rewelnya. Sisi positifnya, media digital akan gampang menciptakan anak anteng hanya dengan mengakses channel youtube dengan video-video animasinya yang menarik perhatian anak. Kita juga nggak perlu terlalu ngoyo ketika membutuhkan isu tertentu dalam keadaan mendesak, google akan secara cepat menyuguhkan ragam isu yang kita butuhkan, selain itu, kita juga sanggup terhubung dengan sanak-famili, bahkan untuk pasangan LDR, semua menjadi lebih efisien dengan adanya media digital.

Di luar banyaknya manfaat positif, sebagai orang bau tanah tentu kita tahu bahwa nggak sedikit juga sisi negatif yang sanggup ditimbulkan oleh media digital terhadap anak. Contoh kecil yang sering terjadi ialah mereka sanggup "lupa waktu" jikalau sudah berhadapan dengan media digital tersebut. Maka dari itu, ada baiknya kita untuk lebih bijaksana dalam menerapkan penggunaan media digital untuk anak. Beberapa tips dalam memakai media digital pernah dituliskan oleh Meutia Rahmah, seorang blogger juga supervisor di sebuah organisasi berjulukan Qatar Charity, organisasi non-profit yang bergerak dalam bidang pengembangan masyarakat pasca tragedi tsunami di Aceh, khususnya dalam bidang pendidikan anak yatim. Tips tersebut akan sedikit saya uraikan dalam goresan pena saya kali ini.

Persiapkan Pengetahuan Tentang Media Digital.

Orang bau tanah sebagai pemegang kendali "harus" mempunyai pengetahuan yang cukup sebagai bekal kontrol terhadap anak. "You don't have to be tech savvy" (pakar teknologi), yang diharapkan hanyalah mulai menggali acknowledge product & services dari setiap media digital yang digunakan.

Akses.

Pada dasarnya media digital merupakan sarana bagi keluar masuknya isu dari luar, hal tersebut akan menyebabkan kita sulit dalam melaksanakan pengawasan alasannya akan terlalu banyak isu yang sanggup mereka akses, entah itu aktual atau negatif.


Pengunaan Secara Wajar.

Semua ada batas waktunya, baik itu memakai media digital untuk bermain ataupun belajar. Tentukan kegiatan dan batasan waktu untuk semua kegiatan yang bekerjasama dengan media digital. Selain biar anak sanggup lebih sanggup mengatur waktu, mereka juga akan sedikit terhindar dari mata sakit akhir terpapar radiasi cahaya dari media digital yang mereka gunakan.


Filtering.

Memilah media digital yang layak dipakai oleh anak, biar kita sebagai orang bau tanah lebih gampang dalam memilih mana informasi, film, aplikasi atau permainan yang layak dipakai oleh mereka, sebagai bentuk budaya sensor mandiri.


Komunikasi Dua Arah.

Komunikasi dua arah mempunyai peranan yang penting, alasannya dengan menunjukkan pengetahuan serta pemahaman yang mereka butuhkan dalam penggunaan media digital, palin nggak mereka sanggup tahu apa saja yang boleh dan nggak boleh dilakukan ketika memakai media digital.


Zona Bebas Teknologi.

Menentukan batasan-batasan di mana anak boleh dan nggak boleh memakai media digital, ibarat ketika waktu makan, istirahat atau berkumpul dengan keluarga.


Jadi Panutan yang Baik.

Orang bau tanah mempunyai tugas penting sebagai panutan anaknya, ibarat halnya memilih kegiatan kapan dan di mana mereka memakai media digital, dengan begitu anak akan mulai mencontoh sikap mereka, selain itu kita juga sanggup berinteraksi dan membangun ikatan lebih baik dengan anak dibandingkan dengan hanya menatap layar gadget.

Tips di atas sanggup menjadi pola dalam menerapkan penggunaan media digital secara bijaksana, dan tentunya hal tersebut juga akan memperkecil bahaya atau resiko negatif yang sanggup saja menghampiri bawah umur kita.

Untuk tips lain sanggup juga dibaca di blog Mbak Meutia Rahmah di  www.meutiarahmah.com

Sincerely,
Siap Menghadapi Ancaman Media Digital Terhadap Anak Arisan Link; Siap Menghadapi Ancaman Media Digital Terhadap Anak.













Share this Article
< Previous Article
Next Article >
Copyright © 2019 Xomlic - All Rights Reserved
Design by Ginastel.com