Arisan Link: Tips Menuju Puncak Bersama Anak-Anak

Minggu, 17 Februari 2008 : Februari 17, 2008

0 comments


Bepergian dengan anak seringkali diperlukan tenaga sekaligus persiapan perlengkapan ekstra, tentunya dengan tetap menyesuaikan kawasan yang menjadi tujuan ibarat apa. Mendaki gunung yakni salah satu destinasi wisata outdoor yang ingin saya lakukan bersama pasukan alit saya. Selain untuk memperlihatkan bagaimana indahnya alam Indonesia, acara tersebut juga sanggup melatih kesabaran dan kegigihan mereka.

Tapi.. jikalau ingat kejadian-kejadian yang sering diberitakan mengenai pendaki, acara tersebut seakan identik dengan medan yang "berbahaya", harus menaiki jalanan yang menanjak, belum lagi jikalau kondisi jalannya terjal, licin, dan lain sebagainya. Rasanya kurang sesuai jikalau harus ngajak bocil buat melaksanakan acara outdoor tersebut. Lah, menghadapi persoalan jalan saja sudah bikin pusing, gimana mau ngajak bocil coba? Tapi, meskipun realisasinya belum sanggup terwujud, adakalanya saya kepo dan kesannya ngubek google buat baca-baca pengalaman mereka yang pernah naik gunung dan mengajak pasukan alitnya.


Adalah Blog Jalanjalankenai milik Mbak Myra Anastasia yang berhasil memperlihatkan tips apa saja persiapan yang harus dilakukan sebelum mendaki gunung. Saya yang tahu banget jikalau Mbak Myra merupakan salah satu travel blogger ngehits dijajarannya, tentunya sangat tertarik dan ingin tahu perlengkapan ibarat apa yang ia siapkan hingga tiap kali jalan-jalan dengan ramai dan senangnya mengajak anak-anaknya. Berikut tips dari Mbak Myra mengenai perlengkapan yang harus disiapkan untuk mendaki gunung bersama anak;

Kondisi yang Fit

Yak, bener banget. Kondisi badan yakni kunci utama jikalau kita mau jalan-jalan, apalagi jikalau tujuannya outdoor yang notabene membutuhkan stamina kuat. Untuk menjaga kondisi tetap fit, tentunya kita harus memperhatikan konsumsi masakan dan minuman kita, salah satu yang disarankan Mbak Myra yakni meminum air jahe. Air jahe sendiri memang mempunyai manfaat untuk mengobati penyakit ringan ibarat yang sering dialami orang-orang pada umumnya, yakni flu dan batuk. Mendaki gunung kan biasanya cuacanya sejuk, kan, ya. Kaprikornus bisalah air jahe dimasukkan salah satu solusi sebelum menuju puncak.

Perlengkapan yang Siap Sedia

Nah, biasanya orang bepergian kan riweuh banget jikalau mau packing, apalagi emak-emak, segala rasanya mau diangkut saja, gitu. Di sini kita harus sanggup menyesuaikan alat apa saja yang wajib dibawa, bukan apa sih, ya, ini kan medannya naik-turun, jikalau segala macam alat dibawa, sanggup linu-linu itu pundak. Sebelum memasukkan peralatan yang akan dibawa, ada baiknya kita sudah melaksanakan cek-ricek kondisi alat-alat tersebut, perlu dibersihkan kah, diperbaiki atau diperbaharui, biar perjalanan menjadi nyaman tanpa memikirkan peralatan yang tiba-tiba ngambek di jalan.

Cek Rute, Penginapan, dan Porter

Jalan menuju puncak itu kadang sama rumitnya dengan jalan menuju hatimu #skip. Jadi, jauh hari sebelum mendaki, akan lebih baik kita mengumpulkan info mengenai situasi dan kondisi gunung yang menjadi tujuan, apakah dalam situasi/kondisi kondusif untuk mendaki atau nggak, selain itu kita juga harus menyiapkan fasilitas yang diperlukan selama di sana, yakali sudah siap naik ke puncak masih harus cari-cari penginapan, atau nyasar-nyasar dulu gres cek rute. Porter, bagi pendaki yang mengajak serta anak-anak, porter akan sangat membantu dalam pengangkutan barang, kasihan juga bocil, sudah capek naik jalanan yang menanjak, eh, bawa ransel yang tidak mengecewakan berat pula. Selain itu dengan memanfaatkan layanan porter, kita juga sanggup lebih menghemat tenaga.

Air Mineral dan Camilan yang Menyehatkan

Air mineral yakni salah satu kebutuhan yang wajib dibawa dikala akan mendaki. Selain itu, kudapan kesukaan belum dewasa pun jangan hingga ketinggalan, antisipasi saja, sih, jikalau bocil sudah merasa kelelahan, kudapan kesukaan sanggup jadi sedikit penyemangat untuk mencapai puncak. Untuk masakan yang sanggup menambah tenaga sanggup membawa masakan ibarat madu sachet atau cokelat, sebagai pengganti konsumsi buah-buahan yang mungkin nggak sanggup tahan lama.

Nah, beberapa poin di atas yakni tips yang berhasil saya peroleh dari blog Jalan Jalan Kenai tentunya ada beberapa poin lagi yang nggak saya cantumkan di goresan pena kali ini. Selain tips mendaki gunung bersama anak-anak, dalam blog tersebut juga terdapat bermacam-macam tips traveling lainnya.

Meski saya belum sanggup mewujudkan harapan ntuk menuju puncak bersama pasukan alit saya, dengan menulis ini semoga hal tersebut sanggup segera terealisasi. Yakali.. Namanya juga sedikit usaha. XD

Sincerely,









Share this Article
< Previous Article
Next Article >
Copyright © 2019 Xomlic - All Rights Reserved
Design by Ginastel.com