Mudik Via Udara? Aman Donk!

Kamis, 19 Februari 2015 : Februari 19, 2015

0 comments

Munculnya berita-berita tentang musibah pesawat beberapa bulan lalu, tak urung membuat banyak orang sempat ketar ketir. Duuuh, bepergian dengan pesawat tuh aman ga sih. Nanti jatuh, nanti tergelincir, nanti blablabla. Banyak ketakutan-ketakutan yang menghantui.


Padahal, angka kejadian kecelakaan pesawat sebenarnya lebih kecil dibanding angka pesawat yang berhasil sampai di tujuan dengan aman dan selamat. So, kemungkinan pesawat jatuh, tergelincir, dsb, Insya Allah lebih kecil. Kerja sama yang baik antara semua lini, akan bisa menciptakan penerbangan yang selamat, aman, dan nyaman. Pilot yang disiplin, maskapai yang kooperatif, penumpang yang mematuhi rambu, hingga dinas perhubungan yang memantau jalannya system dengan baik.

Bepergian menggunakan jalur udara dengan menggunakan pesawat, bisa dikatakan jauh lebih nyaman. Gimana ga mau nyaman, waktu perjalanan jauh lebih singkat dengan fasilitas AC yang full. Beberapa maskapai bahkan melengkapi fasilitasnya dengan makanan dan minuman berlimpah. Enak ya.

Nah, di musim mudik ini, teman-teman mudiknya menggunakan moda transportasi apa nih?

Siapa yang menggunakan pesawat?  Cuung via komen yaa.

Kenapa memilih menggunakan pesawat untuk mudik? Jawab via komen yaa, nanti ada hadiah buat yang komennya paling menarik ;).

Tips Agar Aman di Pesawat

Oh ya, ada tips nih dari #SobatAviasi, komunitas yang dibentuk Dirjen Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan. #SobatAviasi adalah sebutan bagi teman-teman yang sering menggunakan angkutan udara, alias pesawat, sebagai sarana transportasi.

1. Matikan Ponsel saat Memasuki Pesawat

Kenapa sih ponsel harus mati? Supaya pilot tidak mengalami gangguan saat harus menangkap sinyal dari Air Traffic Control (ATC). So, jika teman-teman mau coba-coba bandel menghidupkan ponsel atau wifi, sinyal ini akan mengganggu sinyal dari ATC yang dibutuhkan oleh Pilot. So, jangan anggap enteng ya #SobatAviasi


"Setiap orang di dalam pesawat udara selama penerbangan dilarang melakukan: Pengoperasian peralatan elektronika yang mengganggu navigasi penerbangan." Demikian bunyi pasal 54 butir (f) dalam Undang-undang RI Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan. #SobatAviasi, saat pesawat lepas landas dan mendarat adalah ‘masa kritis’ di mana posisi pesawat berada dekat dengan daratan. Pada masa itu pilot tidak ingin ada gangguan apapun, terutama pada instrumen navigasi penerbangan akibat pengaktifan ponsel dan laptop. Baik ponsel maupun sistem komunikasi pesawat sama-sama mengandalkan frekuensi. Ponsel yang terkoneksi Base Transceiver Station (BTS), meski tidak digunakan berkomunikasi, akan tetap aktif mencari sinyal. Sementara di saat itu pilot harus melakukan komunikasi dengan Air Traffic Control (ATC) yang mengatur lalu lintas udara. Terjadinya benturan gelombang elektromagnetik akan menimbulkan noise yang mengganggu sistem telekomunikasi pesawat dan membuat pilot mengalami kesulitan untuk mendengar dengan jelas instruksi dari ATC. Patuhilah instruksi untuk menonaktifkan ponsel ini, agar penerbangan kamu #SelamatAmanNyaman #Selamanya. #FlyingMinded #SafetyFirst #AviationLovers #AviationDaily #djpu151 #NonaktifkanPonsel @kemenhub151.
A post shared by Perhubungan Udara (@djpu151) on



2. Bawa Barang Secukupnya

Membawa barang berlebih, selain membebani luggage, kena biaya tambahan, juga dapat membahayakan penerbangan. So, walaupun ada batas maksimum bagasi yang diperbolehkan, tetap lah kontrol barang yang akan dibawa. Baik ke dalam bagasi, atau yang masuk ke kabin. Bikin aman diri sendiri dan orang lain deh :).

3. Hindarkan membawa benda-benda tajam, benda yang dapat meledak, dsb

Ingat lah, membawa benda-benda ini selain membahayakan buat diri sendiri, juga membahayakan buat orang lain.

So, inget-inget ya #SobatAviasi, selagi dalam perjalanan udara, patuhi segala rambu-rambu penerbangan, demi keselamatan diri dan keselamatan seluruh penumpang.

Jika 1 orang saja ceroboh, maka nyawa orang lain pun akan jadi taruhannya. Jadi, selain perduli pada keselamatan diri, perduli juga ya pada keselamatan penumpang lain. Jika ada penumpang lain yang lalai, atau lupa, ga ada salahnya kog untuk mengingatkan. Kan demi kebaikan bersama, ya ga sih?

Nah, kalau kita sudah bisa bersikap aman, Insya Allah deh, perjalanan mudik via udara pun akan #SelamatAmanNyaman #Selamanya. Percaya?

Tips Mudik Aman lainnya bisa dibaca via sosial media Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan @djpu151, ada banyak tips aman di sana.

A post shared by Perhubungan Udara (@djpu151) on


So, selamat mudik teman-teman. Selamat Aman Nyaman Selamanya ya. Terbang kembali pulang dengan selamat.

Lomba Vlog

Oh ya, #SobatAviasi punya tips mudik yang aman dan nyaman atau aktivitas mudik menggunakan transportasi udara?

Yuuk, coba buat dalam bentuk vlog.

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan sedang mengadakan lomba Vlog lho, hadiahnya Action Cam dan Perjalanan ke Raja Ampat. Detail info lombanya di http://selamanya.id/




Ikutan yuuuuk. Hadiahnya menggiurkan, Raja Ampat. Kece kan?

Tiap minggunya akan dipilih pemenang yang akan mendapat Action Cam, merchandise kece dari DJPU. Gampang aja kog, tinggal videoin aja kegiatan mudik kamu pakai pesawat, atau apapun yag berhubungan dengan itu. Asyik kan. Sambil menyelam minum air deh. Mudik sambil bikin vlog dan ikutan lomba Vlog DJPU, ahaay, seruuuuu.



Sumber https://dapurbunda3f.blogspot.com/
Share this Article
< Previous Article
Next Article >
Copyright © 2019 Xomlic - All Rights Reserved
Design by Ginastel.com