Pengertian DNS server

Rabu, 10 Mei 2017 : Mei 10, 2017

0 comments

Hay sobat tampaknya ada perubahan dari blog ini? Ya tentu. Yang berubah adalah alamat URL-nya yang awalnya wantwenty.blogspot.com menjadi virgiawan.net . ini saya ubah agar blog saya terlihat sedikit lebih professional lah dengan domain TLD (Top Level Domain) .net

Nah, seperti pembukaan saya yaitu tentang domain, kali ini saya akan membahas tentang pengertian DNS server dan fungsi DNS server

Baca juga : Pengertian DHCP server

Tadi saya di sekolahan sedang menyelesaikan jobsheet administrasi server yang telah diberikan guru saja. kebetulan sekali tadi saya juga baru saja menginstall dan menkonfigurasi DNS server. Begitu DNS server saya jadi, saya sedikit bingung.

 Hay sobat tampaknya ada perubahan dari blog ini Pengertian DNS server

Apa itu DNS server? 
Untuk apa DNS server ?
Apa fungsi DNS server ?

Untuk itu aku tadi sudah membaca-baca di blog temanku yang dari BLC klaten sekalian menkonfigurasinya. Tentu kalau kita berbuat sesuatu harus mengerti tujuan, fungsi, dan penjelasan dari yang telah kita lakukan seperti halnya menginstall DNS server.

Dan juga saya belajar mengenai pengertian DNS server untuk berjaga jaga kalau nanti saya penilaian kepada guru administrasi server saya. Karena setelah menginstall dan menkonfigurasi DNS server tadi saya belum menilaikannya kepada guru saya. Karena saya belum paham betul mengenai apa itu DNS server dan fungsi dari DNS server

Nah... langsung saja ya saya jelaskan satu persatu mengenai pengertian DNS server, fungsi DNS server, dan untuk apa DNS server dibuat ?

Pengertian DNS server

Domain Name System (DNS) server adalah
Sebuah server yang mengubah atau menerjemahkan nama domain menjadi alamat IP atau IP Address begitu juga sebaliknya.

DNS server juga mengubah dan meneejemahkan dari Domain/hostname menjadi alamat IP

Fungsi DNS server

berfungsi menangani translasi (penerjemahan) domain kedalam IP Address, begitu juga sebaliknya dalam menangani translasi dari IP Address ke Hostname/Domain. 

Dalam dunia internet, komputer berkomunikasi satu sama lain dengan mengenali IP Address-nya, bukan domainnya. Tentu saja manusia jauh lebih mengingat huruf dari pada angka-angka .

Contohnya, google sendiri memiliki alamat IP 118.98.36.20 , Dan memiliki nama domain www.google.com.  tentunya kamu lebih mudah menghafalkan www.google.com dari pada 118.98.36.20 

Untuk itulah DNS Server dibuat, alamat IP akan diubah menjadi domain, begitu pula sebaliknya. Aplikasi DNS yang paling sering digunakan di debian adalah bind9

Untuk pembuatan DNS server sendiri saya di ajarkan dan dianjurkan guru saya menggunakan Linux Debian. Karena Debian cukup populer di kalangan pembuatan server. Maka dari itu kalau populer lebih mudah juga mencari tutorial menginstall DNS server begitu juga cara menkonfigurasinya. 

Oh ya. DNS (Domain Name System) server juga sering disebut Domain Name Service. Jadi jika sobat menjumpai Domain Name Service atau Domain Name System tidak usah bingung. Keduanya itu sama. Asalkan kamu tidak menyebutnya Domain Name Server, seperti saya dulu 😁. 

Sampai disini saya memberikan penjelasan DNS server dan fungsi DNS server. Jika belum paham coba baca dua kali artikel ini dengan pelan-pelan agar kamu dapat memahaminya. Jika masih belum paham bisa kok menanyakannya di kolom komentar, atau bisa contact langsung admin blog ini di menu navigasi contact yabg telah saya sediakan dibawah header blog ini.

Untuk kamu yang ingin menginstall dan menkonfigurasi DNS server kamu bisa googling dulu. Karena saya belum sempat membuat tutorialnya. Kapan-kapan nanti saya pasti membuat tutorialnya.

Yak semoga artikel ini mudah dipahami dan berguna untuk semua orang. 
Share this Article
< Previous Article
Next Article >
Copyright © 2019 Xomlic - All Rights Reserved
Design by Ginastel.com