Memahami ip publik dan ip lokal untuk setting mikrotik RouterOs - Untuk menguasai Mikrotik RouterOs maka kita wajib memahami wacana IP kawan,karena nantinya ilmu wacana IP berdasarkan Basic yang harus dikuasai dalam setting banyak sekali Routerboard Mikrotik dimana Mikrotik yaitu penyedia Router yang berdasarkan masih terpopuler di Indonesia utamanya di Dunia RT/RW net,
Sebenarnya dalam setting Mikrotik kita sudah dimudahkan dengan Utility kecil yaitu Winbox tingal pilih setingan hanya dengan klak-klik,tetapi tanpa basic ilmu IP maka tidak akan berkhasiat sama sekali,
Maka dari situlah artikel ini saya tulis yang saya ambil dari banyak sekali sumber yang saya rangkum sedemikian rupa semoga sanggup dicerna dengan baik mitra yang karenanya nanti bisa dibuang secara tepat ..ha..ha.. lantaran juga sama-sama mencar ilmu wacana IP dan terus mencar ilmu lantaran kecintaan dengan Ilmu Jaringan
Sebenarnya dalam setting Mikrotik kita sudah dimudahkan dengan Utility kecil yaitu Winbox tingal pilih setingan hanya dengan klak-klik,tetapi tanpa basic ilmu IP maka tidak akan berkhasiat sama sekali,
Maka dari situlah artikel ini saya tulis yang saya ambil dari banyak sekali sumber yang saya rangkum sedemikian rupa semoga sanggup dicerna dengan baik mitra yang karenanya nanti bisa dibuang secara tepat ..ha..ha.. lantaran juga sama-sama mencar ilmu wacana IP dan terus mencar ilmu lantaran kecintaan dengan Ilmu Jaringan
Di artikel ini akan membahas wacana IP Private dan IP Publik untuk IP static dan IP dinamic(dhcp) sudah ada di artikel sbelumnya atau bisa anda kunjungi lagi disini.
Tujuan kedua artikel ini yaitu sebagai pemansan untuk menuju setting Mikrotik RouterOs banyak sekali macam type yang nantinya diharapkankawan bisa menerapkannya di dalam setting mikrotik dan bisa membedakan Ip lokal dan IP Publik
Tujuan kedua artikel ini yaitu sebagai pemansan untuk menuju setting Mikrotik RouterOs banyak sekali macam type yang nantinya diharapkankawan bisa menerapkannya di dalam setting mikrotik dan bisa membedakan Ip lokal dan IP Publik
IP Private (IP Local)
Disebut private lantaran IP ini hanya bisa diakses dari jaringan local saja dan tidak bisa diakses melalui jaringan internet secara eksklusif tanpa proteksi router(NAT).
IP private digunakan untuk jaringan local (LAN)agar sesama komputer sanggup saling berkomunikasi,misalnya digunakan di jaringan sekolah,kantor,toko,Untuk dunia RT/RW net IP Lokal digunakan untuk kemunikasi antar Radio,Akses Poin dengan Client Untuk Point To Point,dan Akses Point dengan Router point to multi Point.
IP private digunakan untuk jaringan local (LAN)agar sesama komputer sanggup saling berkomunikasi,misalnya digunakan di jaringan sekolah,kantor,toko,Untuk dunia RT/RW net IP Lokal digunakan untuk kemunikasi antar Radio,Akses Poin dengan Client Untuk Point To Point,dan Akses Point dengan Router point to multi Point.
Agar IP private sanggup terhubung ke internet maka dibutuhkan router (Mikrotik) yang ditugaskan untuk nge NAT dan Masquerade (agar semua IP local bisa terkoneksi ke internet dengan memakai IP Publik yang terkoneksi eksklusif ke Internet ,
walau sudah terkoneksi ke internet IP private tetap tidak bisa diakses eksklusif dari jaringan internet, lantaran dari sudut pandang Internet, IP private mu terlihat menyerupai IP publik yang digunakan untuk NAT(karena kau pake ip private dan memakai NAT IP publik untuk terkonek ke internet).
walau sudah terkoneksi ke internet IP private tetap tidak bisa diakses eksklusif dari jaringan internet, lantaran dari sudut pandang Internet, IP private mu terlihat menyerupai IP publik yang digunakan untuk NAT(karena kau pake ip private dan memakai NAT IP publik untuk terkonek ke internet).
Dalam penggunaan nya IP private tidak perlu didaftarkan/registrasi ke pihak otoritas sebelum digunakan lantaran penggunaan IP private telah diatur,dialokasian dan distandarkan oleh IANA (Lembaga yang mengatur penggunaan dan pengalokasian IP di planet bumi  ) dalam terbitan RFC 1918 menyerupai tertera di bawah ini.
Alokasi IP v4 private sesuai standar internasional ketika Internet Engineering Task Force (IETF) telah menunjuk Internet Assigned Numbers Authority (IANA) untuk mengalokasikan IPv4 untuk jaringan private , yang diterbitkan dalam RFC 1918 sebagai berikut:
NAT (Network Address Translation) yaitu adalah sebuah proses pemetaan alamat IP dimana perangkat jaringan komputer akan menunjukkan alamat IP public ke perangkat jaringan local sehingga banyak IP private yang sanggup mengakses IP public.
Apa Fungsi dari NAT (Network Address Translation)
"NAT (Network Address Translation) pada jaringan komputer berfungsi sebagai translasi alamat IP public ke alamat IP private" atau sebaliknya sehingga dengan adanya NAT ini setiap komputer pada jaringan LAN sanggup mengakses internet dengan mudah.
Kita tahu bahwa alamat IP Public didunia ini sudah semakin menipis sehingga penggunaan dati NAT ini dirasa sangatlah efisien dan efektif terutama dalam alokasi alamat IP.
Jenis - jenis dari NAT (Network Address Translation)
Pada jaringan komputer terdapat 2 jenis NAT, diantaranya:
Dnat atau Destiantion Network Address Translation yaitu sebuah NAT yang berfungsi untuk meneruskan paket dari IP public melalui firewall ke suatu host dalam jaringan. Dnat hanya bekerja pada tabel nat dan didalam tabel NAT berisi 3 penggalan yang disebut dengan CHAIN, ketiga CHAIN tersebut mencakup prerouting, postrouting dan output.
SNAT atau Source Network Address Translation yaitu sebuah NAT yang bertugas untuk merubah source address dari suatu paket data. SNAT hanya berlaku pada postrouting.
Kelebihan dan Kelemahan NAT (Network Address Translation)
Sebuah sistem tentunya akan mempunyai kelebihan dan kelemahan, sehingga dengan memahami kelebihan dan kelemahan dan sistem tersebut kita bisa tahu kenapa kita harus memakai atau tidak menggunakannya, Berikut yaitu kelebihan dan kelemahan memakai NAT pada jaringan
Kelebihan dari NAT (Network Address Translation)
- Dengan adanya NAT sanggup mengurangi adanya duplikasi IP address pada jaringan atau biasanya dikenal dengan conflict IP Address
- Dengan adanya NAT akan menghindari pengalamatan ulang pada ketika jaringan tersebut berubah.
- Dapat menghemat IP Legal yang diberikan oleh ISP (Internet Service Provider)
- Dapat meningkatkan fleksibelitas untuk koneksi jaringan internet.
- NAT sanggup menjadikan keterlambatan proses, ini disebabkan lantaran data yang dikirim harus melalui perangkat NAT terlebih dahulu.
- NAT sanggup menjadikan beberapa aplikasi yang tidak bisa berjalan dengan normal
- Dengan adanya NAT sanggup menghilangkan kemampuan untuk melacak data lantaran data tersebut akan melewati firewall.
Pengertian Masquerade Mikrotik
"Masquerade mungkin bisa di artikan sebagai topeng untuk bisa terkenoneksi ke jaringan internet memakai ip private", atau simplenya masquerade mikrotik atau masquerade linux merupakan sebuah metode yang mengizinkan dan memperbolehkan ip private untuk terkoneksi ke internet dengan Masque/Topeng Ip Publik
Karena ip private ini hanya bisa di gunakan dalam jaringan LAN atau local area network, maka lahirlah masquerade yang menjadi topeng semoga ip private (LAN) sanggup berinteraksi ke internet.
Berikut ini range ip private yang sering di gunakan dijaringan lokal:
IP Publik
IP publik yaitu IP yang digunakan dalam jaringan global Internet, lantaran kelas IP ini digunakan di dalam jaringan internet maka IP ini bisa diakses melalui jaringan internet secara langsung.
Perangkat yang memakai IP public biasanya bertindak sebagai SERVER atau ROUTER , menyerupai web server,mailserver,DNS server,Game Server dan server yang lain dengan tujuan semoga server bisa diakses dari jaringan manapun di dunia ini yang terkoneksi ke internet.
Untuk sanggup memakai IP public, suatu organisasi harus mendaftarkan diri semoga menerima alokasi IP public yang akan digunakan.IP public bisa didapat dari ISP (internet service provider).
Perangkat yang memakai IP public biasanya bertindak sebagai SERVER atau ROUTER , menyerupai web server,mailserver,DNS server,Game Server dan server yang lain dengan tujuan semoga server bisa diakses dari jaringan manapun di dunia ini yang terkoneksi ke internet.
Untuk sanggup memakai IP public, suatu organisasi harus mendaftarkan diri semoga menerima alokasi IP public yang akan digunakan.IP public bisa didapat dari ISP (internet service provider).
Alokasi IP public sudah diatur dan di distribusikan berdasar negara, artinya kita bisa mengenali negara pengguna internet dari IP 36.79.151.75 yaitu ip indonesia yang dimiliki oleh telkom speedy. untuk mengeceknya kita bisa memakai tool whois IP .
dengan kata lain penggunaan IP public diatur ketat oleh asosiai internet global dan setiap IP telah didaftarkan kepada pemegang yang sah dan hanya bisa digunakan oleh pemilik yang sah.
dengan kata lain penggunaan IP public diatur ketat oleh asosiai internet global dan setiap IP telah didaftarkan kepada pemegang yang sah dan hanya bisa digunakan oleh pemilik yang sah.
Contoh cara mengetahui negara dan pengguna terdaftar dari IP public
Buka https://www.whatismyip.com/ip-whois-lookup/
Untuk Sekedar Tambahan dari saya Sertakan Video Konfigurasi Mikrotik Dasar yang didalamnya bisa menambah dan memahami Perbedaan IP Lokal(Private) dan IP Publik dan cara setting kedua IP tersebut di dalam RouterOS Mikrotik Monggo di Download dibawah ini:
Untuk Sekedar Tambahan dari saya Sertakan Video Konfigurasi Mikrotik Dasar yang didalamnya bisa menambah dan memahami Perbedaan IP Lokal(Private) dan IP Publik dan cara setting kedua IP tersebut di dalam RouterOS Mikrotik Monggo di Download dibawah ini:
![]() |
| Link Download |
Kesimpulan yang bisa jabarkan disini diantaranya,Pemahan tenteng IP yang cukup sanggup membantu kita untuk setting Mikrotik ROuterOs secara benar dan tepat,Untuk menghubungakan IP Lokal ke Internet
Kita membutuhkan Jalan juga penerjemah yang disebut NAT akan tetapi lantaran dalam jaringan Lokal banyak IP yang bersifat private maka tidak bisa satu Ip private satu Ip Publik
aka dibutuhkan bus untuk menampung banyaknya IP private yaitu berupa Action Masquerade yang juga sebagai Topeng untuk bersembunyi, dimana Ip Private/lokal ini bertopengkan IP publik untuk susukan ke Internet dan dibutuhkan Action Masquerade
Karena nantinya yang terbaca di Internet cuma satu IP Publik tapi digunakan banyak IP private tergantung ada berapa Host/client yang terhubung dalam satu jaringan bisa 1,2 atau 100 Host tergantung Subneting jaringan yang digunakan,settingan tersebut di Mikrotik RouterOs yang sudah mempunyai Lisensi.
Kita membutuhkan Jalan juga penerjemah yang disebut NAT akan tetapi lantaran dalam jaringan Lokal banyak IP yang bersifat private maka tidak bisa satu Ip private satu Ip Publik
aka dibutuhkan bus untuk menampung banyaknya IP private yaitu berupa Action Masquerade yang juga sebagai Topeng untuk bersembunyi, dimana Ip Private/lokal ini bertopengkan IP publik untuk susukan ke Internet dan dibutuhkan Action Masquerade
Karena nantinya yang terbaca di Internet cuma satu IP Publik tapi digunakan banyak IP private tergantung ada berapa Host/client yang terhubung dalam satu jaringan bisa 1,2 atau 100 Host tergantung Subneting jaringan yang digunakan,settingan tersebut di Mikrotik RouterOs yang sudah mempunyai Lisensi.
Share this Article

