Pembagian Kelas Ip Address

Rabu, 02 Mei 2018 : Mei 02, 2018

0 comments

Pengertian IP Address atau Internet Protokol Address yaitu alamat identifikasi komputer host di dalam jaringan internet. Setiap komputer mempunyai alamat ip unik dan berbeda, dan setiap komputer tidak bisa mempunyai ip yang sama di dalam jaringan. Ibaratnya, ip address yaitu nomor rumah di dalam komplek, tidak bisa sama dan dihentikan sama, nanti yang mau berkunjung jadi bingung. Ip address mempunyai dua versi, yaitu IPv4 dengan panjang 32 bit, dan IPv6 dengan panjang 128 bit. 

Sekarang ini IPv4 masih menjadi yang paling sering digunakan. Ip address terdiri dari 32 bit yang dibagi menjadi 4 oktet, dan setiap ip address mempunyai 2 bagian, yaitu Network ID dan Host ID.

 yaitu alamat identifikasi komputer host di dalam  Pembagian Kelas IP Address

Network ID yaitu ip yang dipakai untuk pertanda kelas ip berada.
Host ID yaitu ip yang dipakai oleh komputer host.  

Pembagian kelas ip address sangat bersahabat kaitannya dengan subnetting. Dimana suatu kelas ip address sanggup dibagi-bagi lagi menjadi subnet yang lebih kecil. 

Kelas-kelas ip address :


 Ip address kelas A

Ip address kelas A dipakai untuk jaringan skala besar. Oktet pertama dipakai untuk Net ID, dan tiga oktet berikutnya dipakai untuk Host ID. Dengan begitu, kelas A ini sanggup menciptakan 126 jaringan dengan 16,777,214 host setiap jaringannya. Sangat banyak. Nilai oktet pertama pada kelas A yaitu 1-127.

Contoh ip address kelas A :
Ip address     : 10.10.20.1
Subnet mask : 255.0.0.0 


Ip address kelas B

Ip kelas B dipakai untuk jaringan skala menengah sampai skala besar. Pada kelas B, Dua oktet pertama dipakai untuk Net ID, dan dua oktet selanjutnya dipakai untuk Host ID. Kelas B sanggup menciptakan 16,284 jaringan dengan 65,534 host setiap jaringannya. Nilai oktet pertama pada kelas B yaitu 128-191.

Contoh ip address kelas B :
Ip address     : 172.16.20.1
Subnet mask : 255.255.0.0 


Ip address kelas C

Ip address kelas C menjadi yang paling sering kita temui, alasannya yaitu sekalanya kecil. Dengan kelas C sudah sangat cukup untuk membangun jaringan di lab di sekolah atau kampus. Kelas C memakai tiga oktet pertama untuk Net ID, dan hanya menyisakan satu oktet terakhir untuk Host ID. Dengan begitu ip address kelas C bisa menciptakan 2,097,152 buah jaringan dengan 254 host setiap jaringannya. Nilai oktet pertama pada kelas C yaitu 192-223.

Contoh ip address kelas C :
Ip address     : 192.168.20.1
Subnet mask : 255.255.255.0 


Ip address kelas D

Kelas D hanya dipakai untuk ip multicast. Ip multicast yaitu alamat yang dipakai untuk mengirim paket data ke beberapa penerima. Nilai oktet pertama pada kelas D yaitu 224-239.

Contoh ip address kelas D :
Ip address     : 224.168.20.1

Ip address kelas E

Ip kelas E dipakai hanya untuk eksperimen. Nilai oktet pertama pada kelas E yaitu 240-255.

Contoh ip address kelas E :
Ip address     : 240.168.20.1


Untuk lebih jelasnya, kita bisa melihat tabel pembagian ip address dan subnet mask berikut. 


 yaitu alamat identifikasi komputer host di dalam  Pembagian Kelas IP Address

Demikian pembagian kelas ip address kelas A, B, C, D, dan E. Semoga bermanfaat. 

Referensi & gambar: sumber, sumber.
Share this Article
< Previous Article
Next Article >
Copyright © 2019 Xomlic - All Rights Reserved
Design by Ginastel.com